gW suka BANGET ketidakPASTIan

gW suka BANGET ketidakPASTIan

Minggu, 05 Oktober 2014

RDC naek neh ... 240412_041014

per tgl 03 Oktober 2014, RD campuran yang kinclong menurut Infovesta.com :

JAKARTA kontan. PT Infovesta Utama mencatat kinerja mayoritas reksadana campuran sepanjang Agustus-September 2014 memerah. Rata-rata imbal hasil reksadana campuran pada periode tersebut minus 0,65%.

Namun, ada sejumlah produk reksadana campuran yang berkinerja jauh lebih bagus dari rata-rata. Reksadana-reksadana campuran ini mampu mencetak return positif ketika rata-rata imbal hasil reksadana campuran minus.

Berikut 15 produk reksadana campuran yang memiliki return tertinggi sepanjang Agustus-September 2014:

1. Keraton: 6,76%
2. Kresna Flexima: 5,22%
3. CIMB-Principal Balanced Growth: 2,02%
4. Reksadana Lippo Dana Prima: 1,94%
5. Mrs Flex Kresna: 1,42%
6. Premier Campuran Flexibel: 1,22%
7. Valbury Balanced 1: 1,15%
8. MNC Dana Kombinasi: 0,96%
9. Insight Community Development: 0,77%
10. Archipelago Balance Fund: 0,7%
11. Minna Padi Keraton II: 0,69%
12. Danamas Fleksi: 0,62%
13. Insight Support (I-Support): 0,61%
14. MNC Dana Kombinasi Konsumen: 0,6%
15. Insight Tunas Bangsa (I-Next G): 0,53%
Editor: Hendra Gunawan
per tgl 26 September 2014, 4 RD Campuran yang gw inves bertren potential gain% sbb:

INILAH.COM, Jakarta - Dana kelolaan reksa dana campuran mencatatkan kenaikan year to date tertinggi sebesar 59% menjadi Rp34,52 triliun per 30 Maret 2012 dari tahun 2011 Rp21,71 triliun. Ketua Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) Abiprayadi Riyanto menuturkan, kenaikan dana kelolaan reksa dana campuran tersebut dari momen investment grade sejak 2011 lalu berlaku hingga kini. Selain itu, yield yang ditawarkan pun cukup menarik pada tahun lalu."Tahun lalu obligasi kasih yield bagus mainly karena antisipasi investment grade jadi orang-orang rata-rata melihat ada potensi bagus investment grade. Tahun 2011 kasih return bagus mencapai 12%-20%, momen 2011 ini masih menjadi motivasi daya tarik investor untuk masuk reksa dana campuran," tutur Abiprayadi, saat ditemui wartawan di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (24/4/2012). Sementara itu, dana kelolaan reksa dana saham mencapai Rp58,62 triliun per 30 Maret 2012 dari tahun 2011 Rp61,35 triliun, reksa dana ETF-equity fund sebesar Rp53,24 miliar per 30 Maret 2012 dari tahun 2011 sebesar Rp34,53 miliar, reksa dana ETF-Fund Income Fund sebesar Rp597,96 miliar pada 30 Maret 2012 dari tahun 2011 sebesar Rp531,40 miliar, reksa dana pendapatan tetap sebesar Rp42,50 triliun per 30 Maret 2012 dari tahun 2011 sebesar Rp28,92 triliun, reksa dana indeks sebesar Rp285,60 miliar pada 30 Maret 2012 dari tahun 2011 sebesar Rp239,96 miliar, reksa dana pasar uang sebesar Rp11,91 triliun pada 30 Maret 2012 dari tahun sebelumnya Rp9,83 triliun, reksa dana terproteksi sebesar Rp40,64 triliun pada 30 Maret 2012 dari tahun 2011 Rp41,83 triliun, sedangkan reksa dana syariah sebesar Rp3,98 triliun pada 30 Maret 2012 dari tahun 2011 sebesar Rp3,76 triliun. Total dana kelolaan reksa dana mencapai Rp193,13 triliun per 30 Maret 2012 dari tahun 2011 Rp168,23 triliun. Adapun pemegang reksa dana mencapai 475.242 per Maret 2012 dari tahun 2011 sebesar 476.940. "Penurunan jumlah pemegang unit tersebut karena reksa dana terproteksi jatuh tempo sehingga membuat jumlah investornya terdilusi," kata Abiprayadi http://ekonomi.inilah.com/read/detail/1854097/dana-reksa-dana-campuran-naik-59 Sumber : INILAH.COM

Tidak ada komentar: