gW suka BANGET ketidakPASTIan

gW suka BANGET ketidakPASTIan

Rabu, 09 September 2009

terproteksi adalah ILUSI... kah... ga lah yo...(3)

Fortis Akan Terbitkan Reksa Dana US$ 10 Juta
09/09/2009 08:14:52 WIB
JAKARTA, INVESTOR DAILY
PT Fortis Investments Indonesia berencana menerbitkan produk reksa dana baru terproteksi berdenominasi dolar Amerika Serikat (AS) bernama Fortis Capital US Dolar. Produk reksa dana itu akan diterbitkan dengan target US$ 10 juta dan kisaran keuntungan investasi (return) sebesar 4%.

Director Marketing and Sales Fortis Investments Tino Moorrees mengatakan, pihaknya akan menginvestasikan sekitar 95% reksa dana tersebut pada obligasi pemerintah yang diterbitkan dalam dolar AS.

Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) mewajibkan minimal investasi reksa dana terproteksi pada surat utang sebesar 80%. “Jadi sisanya, kami investasikan pada cash saja,” kata dia dalam acara buka puasa bersama di Jakarta, Selasa (8/9).

Menurut dia, kelak Fortis menaikkan minimal investasi produk reksa dana baru itu sebesar US$ 10 ribu. “Sekitar 90% produk ini ditargetkan terserap investor ritel,” ucap dia.

Tino mengungkapkan, Fortis telah memiliki lima produk reksa dana saham. “Reksa dana terproteksi merupakan produk yang menarik bagi investasi. Produk reksa dana terproteksi dolar bahkan masih menarik dibandingkan deposito dolar AS,” paparnya.

Dia mencontohkan, return yang diproteksi dalam reksa dana ini mencapai 4%, sedangkan deposito dolar AS hanya memberi bunga 2%. Begitu juga deposito rupiah yang tingkat bunganya hanya sekitar 6-7%, hampir setara suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate).

Untuk tahun depan, Tino Moorrees mengaku optimistis pasar saham Indonesia membaik. Itu terlihat pada cukup tingginya minat investor luar negeri dan potensi kenaikan kembali harga komoditas akibat perbaikan ekonomi global.

Saat ini, Fortis yang berkedudukan di Luxemburg memiliki produk reksa dana dengan underlying asset saham-saham Indonesia. Produk bernama Fortis L Fund Indonesian Equity itu mencatatkan nilai aktiva bersih (NAB) sebesar US$ 65 juta sejak diterbitkan pada 2007.

Di sisi lain, saat ini Fortis Investments Indonesia membukukan total dana kelolaan atau asset under management (AUM) sekitar Rp 20 triliun. Sedangkan NAB reksa dana perseroan mencapai sekitar Rp 16,5 triliun. “Nilai tersebut belum banyak berubah dibandingkan Juli 2009,” kata Direktur Utama Fortis Eko Priyo Pratomo.

Namun, menurut Eko, total AUM perseroan telah melebihi target sebelumnya Rp 17 triliun. “Kami tidak membuat target baru tahun ini, tapi lebih memfokuskan target 2010 yang masih diperhitungkan,” ujar dia. (fei)

Tidak ada komentar: